Assalamualaikum.
Pada kesempatan yang baik ini saya perkenalkan peralatan yang kami buat untuk ikut membantu teman teman yang punya hobi / pekerjaan menyervis power suplly komputer. Peralatan yang saya buat ini saya beri nama "Jejak Rusa di Pasar". Yang merupakan singkatan dari Jejak Kerusakan di Power Supply Komputer. Alat ini saya ciptakan untuk membantu teman-teman yang masih mengalami kesulitan dalam mencari kerusakan komputer. saya buat dalam format yang sederhana, dan sangat murah sehingga teman teman dapat membuatnya dengan mudah dan cepat.
Pemikiran saya dalam membuat alat ini terjadi sewaktu menyadari bahwa pada hakikatnya power supply komputer itu mirip dengan adaptor biasa, namun ada perbedaan yang sangat penting. Yaitu kalau pada adaptor biasa, komponen utama terdiri atas sebuah trafo penurun tegangan, rectifier, filtering. Namun pada bagian Power Supply Komputer terdiri atas banyak bagian meliputi : transient filtering, 110 / 220 switch, doubler voltage ,rectifier, switchcer , transformer, rectifier, filtering, PWM, dan isolator , yang kalau disederhanakan adalah meliputi bagian primer dan bagian sekunder. Semua bagian yang terletak sebelum transformator dinamakan primer, sedangkan yang sesudahnya dinamakan sekunder.
Pada prinsipnya semua yang terjadi pada bagian primer Power Supply Komputer adalah bagaimana membuat tegangan listrik AC PLN yang mempunyai bentuk gelombang sinus, diubah menjadi gelombang persegi yang pulsanya dapat dimodulasi. Pemodulasian ini dilakukan oleh PWM yang mendapatkan input pada bagian sekunder. hal ini dimaksudkan sebagai berikut :
- Pemakaian tegangan AC dengan bentuk sinus pada frekuensi 50 Hz memerlukan pengorbanan yang besar berupa ukuran travo dan elco yang besar. Ukuran besar pada travo dan elco menuntut biaya yang sangat mahal.
- Penggunaan power supply dengan gelombang persegi membuat biaya sangat murah karena fasa negatif gelombang persegi kalau dimasukkan pada rectifier akan menjadi fasa positif gelombang persegi dan .... jreng ..... lengkaplah sudah menjadi tegangan DC.
- Kestabilan tegangan DC ini dikontrol menggunakan PWM. Manakala tegangan output membutuhkan daya yang besar dan output mengalami penurunan tegangan, maka PWM akan memompa pulsa yang lebih rapat pada swichcer, sehingga output mempunyai tegangan yang selalu dijaga kestabilannya.
Dari penjelasan diatas tentu teman teman menemukan kesimpulan. Coba renungkan dulu. jangan tergesa membaca alinea berikutnya bila belum menemukan kesimpulan. Kalau belum menemukan coba dicermati lagi penjelasan diatas.